BNII
Beberapa investor asing antara lain dari Cina, lembaga investasi Bank Dunia, Invesment of Dubai dan Royal Bank berminat untuk memilikiki saham perseroan. Pemerintah sebagai pemegang 74% saham telah menyampaikan maksud untuk melepas 10-15% sahamnya kepada DPR.
ANTM
Berencana mengakuisisi beberapa tambang batubara dan emas di Indonesia maupun Afrika. Untuk itu perseroan menyiapkan dana senilai US$450 juta. Langkah ini ditempuh guna menambah cadangan emas yang telah menipis. Selain diversifikasi, akuisisi tambang batubara bersifat strategis karena sebagai energi untuk mengolah feronikel.
ELTY
Mulai membangun Hotel & Resort di kawasan Bogor Nirwana Residence senilai Rp200M. Proyek ini ditargetkan selesai Juli 2009. Dana proyek diambil dari 60% pinjaman sisanya kas internal. Perseroan bekerjasama dengan Aston International.
Kamis, Juli 24, 2008
Berita Emiten 24 Jul 2008
Rabu, Juli 23, 2008
Berita Emiten 23 Jul 2008
BNII
Bank Indonesia memberi ijin atas pengambilalihan 56% saham perseroan oleh Maybank senilai US$1.5M dari Temasek dan Kookmin Bank. Selanjutnya Maybank akan melakukan tender offer.
BUMI
Bila berhasil mengakuisisi 90% saham Herald Resources, perseroan akan mengkaji kemungkinan delisting saham tersebut dari bursa Autralia.
CPIN
______________ H11 2008_________H1 2007_______Pertumbuhan__
Penjualan Rp6.1T Rp3.7T 65%
Laba Usaha Rp392M Rp186M 110%
Laba Bersih Rp209M Rp95M 120%
EPS Rp64 Rp31 106%
BBNI
Optimis laba bersih tahun ini meningkat 103% menjadi Rp1.83T dari Rp897M tahun lalu yang didukung oleh pencapaian tingkat provisi kredit hingga 100%, pertumbuhan kredit 22% dan peningkatan pendapatan bunga bersih.
TLKM
Manajemen akan menggenjot bisnis speedy dan broadband serta mengkaji tarif layanan telkomsel pada H2 2008. Ini untuk meningkatkan kinerja setelah mengalami pertumbuhan yang relatif rendah pada Q2 2008.
UNTR
Menyiapkan dana US$214 juta untuk mengakuisisi 5 kuasa pertambangan batubara yang saat ini sedang dalam kajian. Dana tersebut akan diambil dari Right Issue yang berpotensi meraup dana sekitar US$390 juta.
Jumat, Juli 18, 2008
Berita Emiten 18 Jul 2008
BDMN
Per H1 2008 membukukan kenaikan laba bersih sebesar 14% menjadi Rp1.16T dari Rp1.02T pada periode sama tahun lalu. Hal ini didorong oleh peningkatan bunga bersih yang menigkat 21% menjadi Rp4.1T dari Rp3.4.
Sementara itu perseroan dan anak usahanya ADMF menunda penerbitan obligasi masing masing senilai Rp1.5T dan Rp750M karena kondisi pasar financial belum kondusif. Perseroan juga berencana memperbesar porsi kepemilikan di ADMF yang saat ini sebesar 75%.
BUMI
Manajemen Herald Resources memberi waktu kepada perseroan hingga tanggal 30 Juli 2008 untuk menyelesaikan penawaran atas saham perusahaan tambang asal Australia tersebut seharga AUD2.85 per saham. Dengan akuisisi ini perseroan telah memiliki lebih dari 50% saham Herald Resources yang sebelumnya telah memiliki 19%. Selanjutnya kepemilikan BUMI atas Herald potensial meningkat lagi tergantung kesediaan pemegang saham lama termasuk ANTM untuk menjualnya.
ISAT
Agar bisa menguasai saham lebih dari 51%, Qatar Telecom kini tengah melakukan negosiasi dengan pengusaha nasional Rachmat Gobel untuk membentuk aliansi strategis.
Kamis, Juli 17, 2008
Berita Emiten 17 Jul 2008
UNTR
Anak usaha perseroan, PT Pama Persada akan menandatangani kontrak produksi batubara dari ADRO sebesar 18.5 juta ton tahun depan senilai US$342 juta. Perseroan tengah mengkaji alternatif Right Issue yang berpotensi memperoleh dana sebesar US$300 juta guna pengembangan bisnis sektor energi.
ELSA
Per H1 2008 telah memperoleh kontrak senilai US$144.2 juta. Ini melebihi target tahun 2008. Dengan demikian target pendapatan bersih dan laba bersih tahun ini masing masing sebesar Rp2.2T dan Rp200M optimis tercapai. Perseroan juga memperoleh kredit dari bank sindikasi sebesar US$95 juta yang akan digunakan untuk refinancing dan modal kerja. Capex sebesar US$130 juta tahun ini akan diambil dari pinjaman, kas internal dan hasil IPO.
ANTM
Kementerian BUMN membenarkan langkah perseroan untuk menghentikan penawaran saham Herald Resources karena bila diatas harga yang telah diajukan justru dapat memberatkan perseroan. Selanjutnya perseroan menerima penawaran BUMI dan akan melepas 19% sahamnya di Herald Resources sehingga berpotensi memperoleh dana sekitar Rp966M.
ADRO
Akan membangun fasilitas transportasi berupa ban berjalan sepanjang 68 km dan membangun pembangkit listrik dengan total investasi US$500 juta. Untuk itu perseroan kembali mencari pendanaan sebesar US$375 juta. Alternatifnya bisa dari pinjaman atau penerbitan saham baru. Sekitar 30% pendaaan akan diambil dari kas internal.
Jumat, Juli 11, 2008
Berita Emiten 11 Jul 2008
MEDC
Akan menginvestasikan dana sekitar US$2M dalam 2 tahun ke depan untuk mengerjakan 7 proyek utama yang akan dilakukan secara bersama sama dengan beberapa investor stategis seperti Mitsubishi. Proyek proyek tersebut diantaranya didanai dari hasil penjualan APEX , kas internal (30%) dan dana eksternal (70%).
APOL
Tengah melakukan negosiasi untuk memperoleh kontrak pengangkutan migas ke Eropa senilai US$1M. Dalam 3 tahun ke depan perseroan berencana menambah 7 unit kapal dan akan bertambah lagi bila kontrak tersebut diperoleh. Dana penambahan 7 unit kapal senilai US$299 juta akan diambil dari 50% pinjaman.
ADHI
DPR menyerahkan pelaksanan rencana Right Issue kepada pemerintah dengan syarat kepemilikan 51% di perseroan tidak berkurang. Right issue yang berpotensi memperoleh dana sekitar Rp600M tersebut sedianya dilakukan untuk mendukung ekspansi bisnis perseroan di bidang konstruksi.
ISAT
Tender Offer atas 8.2% saham publik yang akan dilakukan QTel direncanakan dengan menggunakan sistem penjatahan karena QTel sebagai investor asing hanya boleh menguasai maksimal 49%. Dengan demikian investor lokal berpeluang memperebutkan sisa saham publik.
Rabu, Juli 09, 2008
Berita Emitan 9 Jul 2008
ANTM
Memperpanjang lagi masa penawaran atas akuisisi Herald Resources menjadi 15 Juli 2008 (sebelumnya 8 Juli). Tidak tertutup kemungkinan perseroan menyampaikan harga penawaran baru. Hal ini tengah dipertimbangkan perseroan. Sebelumnya BUMI sebagai pesaing perseroan telah mengajukan penawaran baru menjadi AUD2.85 per saham.
MEDC
Tetap pada keputusannya untuk melaksanakan divestasi atas 48.72% saham APEX kepada MIRA. Selanjutnya RUPSLB atas hal ini akan dilaksanakan pada awal Agustus 2008. Sementara itu Pertamina dikabarkan akan membeli sebagian saham perseroan setelah gagal mengakuisisi APEX.
ISAT
Potensial untuk menjadi perusahaan sasaran dari investor global. Hal ini dipicu oleh Peraturan Pemerintah yang membatasi Qtel untuk mengakuisisi saham perseroan maksimal 49% sehingga mendorong investor lain untuk menandingi Qtel dalam melakukan penawaran tender terhadap 42% saham publik.
Selasa, Juli 08, 2008
Berita Emiten 8 Jul 2008
ISAT
Sesuai dengan Peraturan presiden, Qatar Telecom (QTel) hanya dapat mengambil alih saham ISAT maksimal 49% sehingga Tender Offer sekitar 8% saham akan dilakukan secara proporsional.
PTBA
Setelah gagal mengakuisisi perusahaan pelayaran Bahtera Adimitra, perseroan berencana membeli 1 unit kapal pengangkut batubara dan akan mendirikan perusahaan di bisnis transportasi laut. Sementara itu pembentukan perusahaan, kerjasama dengan PTKA saat ini tengah berlangsung dan diperkirakan memerlukan investasi sebesar US$734 juta. Diharapkan proyek rel KA ini dapat beroperasi tahun 2011. Perseroan juga tengah membidik beberapa kuasa tambang batubara di Kalimantan guna mencapai target produksi hingga 50 juta ton pada tahun 2015.
TINS
Walaupun terjadi penurunan volume penjualan per H1 2008 menjadi 24.000 ton dari 30.456 ton periode sama tahun lalu, namun nilai penjualan tetap mengalami kenaikan sebesar 3.44% menjadi Rp4.21T karena meningkatnya harga timah.
TLKM
Memperoleh komitmen pinjaman senilai Rp9.2T dari bank sindikasi lokal (BBNI, BBRI, BMRI dan Bank Jabar) yang nantinya akan digunakan untuk kebutuhan capex tahun ini.
Senin, Juli 07, 2008
Berita Emiten 7 Jul 2008
MEDC
Berencana menjual beberapa blok migas yang tersebar dibeberapa daerah. Perseroan telah menerima minat dari beberapa investor namun belum diketahui kisaran nilai transaksi atas blok blok tersebut.
ELSA
Memperoleh kontrak pengadaan drilling rig senilai US$47 juta yang pembangunanannya akan dimulai awal tahun depan. Pembiayaannya diambil dari capex tahun ini sebesar US$ 120 juta dimana dana tersebut berasal dari IPO. Perseroan menargetkan kenaikan laba bersih tahun ini sebesar 90% menjadi Rp200M dibanding tahun lalu.
ARTI
Akan melakukan Right Issue guna memperoleh dana senilai Rp686M. PT Ratu Prabu sebagai standby buyer. Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi Lekom Maras, sebuah perusahaan sektor energi karena perseroan akan mengubah bisnis intinya pada sektor ini. Dengan aksi ini perseroan menargetkan laba bersih tahun 2008 sebesar Rp62M.
TRUB
Setelah mengakuisisi 3 kuasa pertambangan batubara di Sumatera Selatan, perseroan melakukan negosiasi kontrak penjualan batubara dengan PLN. Masuknya perseroan ke bisnis batubara salah satunya ditujukan untuk mengurangi kontribusi pendapatan yang saat ini didominasi Truba Jaya Engineering. Sehingga nantinya anak usahanya tersebut dapat go public.
Adaro Energy telah memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam dan akan melaksanakan IPO pada 8-10 Juli 2008, listing di BEI 16 Juli 2008.
Jumat, Juli 04, 2008
Berita Emiten 4 Jul 2008
ANTM
Menandatangani pembelian 10% saham Oxiana Ltd, sebuah perusahaan tambang emas dan perak Martabe di Sumatera Utara senilai US$66.5 juta. Selanjutnya perseroan akan menambah kepemilikan secara bertahap. Perusahaan tambang ini akan berproduksi pada akhir 2009. Terkait akuisisi Herald Resources, perseroan belum menaikkan harga penawarannya meskipun pesaingnya, BUMI sudah mengajukan penawaran baru.
UNSP
Menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan dengan ASD Costa Rica untuk menggarap lahan sawit di Sumatera Utara seluas 285 ha.
APOL
Memperoleh kontrak pengangkutan migas ke AS dan Eropa senilai US$1M. Oleh karena itu perseroan menjajaki pinjaman senilai US$250 juta dimana US$120 juta akan dialokasikan untuk pengadaan kapal. Hingga tahun 2010 perseroan membutuhkan dana hinggaRp7T untuk pemberdayaan pelayaran.
WIKA
Akan ikut dalam tender pembangunan 8 proyek PLTU di sejumlah daerah senilai total Rp2.3T. Perseroan memasuki bisnis pembangkit listrik dan optimis memperoleh proyek tersebut.
Kamis, Juli 03, 2008
Berita Emiten 3 Jul 2008
ENRG
Akan memprioritaskan pelunasan utang yang jatuh tempo dalam waktu dekat senilai US$272 juta melalui fasilitas pinjaman atau penerbitan surat utang. Belum memutuskan untuk melakukan Right Issue walau opsi tersebut tetap ada.
BUMI
Menaikkan harga penawaran akuisisi Herald Resources menjadi AUD2.85 per saham. Batas penawaran hingga 18 Juli 2008. Untuk sementara perseroan unggul dari pesaingnya, konsorsium ANTM yang masih memberi penawaran AUD 2.80 per saham.
SMRA
Dalam proses akuisisi lahan seluas 36 ha milik PT Gading Orchid di Kelapa Gading senilai Rp344M. Pembiayaan akan diambil dari hasil penerbitan obligasi sebesar Rp400M belum lama ini.
WIKA
Menunda penerbitan obligasi senilai Rp200M yang sedianya akan digunakan untuk membiayai akuisisi kontraktor pertambangan di Kalimantan. Penundaan ini terkait dengan tingginya suku bunga saat ini. Kini perseroan tengah dalam proses due diligence atas perusahaan sasaran.
UNSP
Menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan dengan ASD Costa Rica untuk menggarap lahan sawit di Sumatera Utara seluas 285 ha.
Rabu, Juli 02, 2008
Berita Emiten 2 Jul 2008
ANTM
Menyampaikan perpanjangan waktu penawaran kepada Herald Resouces hingga 8 Juli 2008 dari sebelumnya 1 Juli 2008. Terakhir konsorsium perseroan dan pesaingnya BUMI memberi penawaran beli yang sama sebesar AUD2.80 per saham atas akuisisi Herald Resources.
BBNI
Melakukan Road Show dalam rangka memberi penjelasan kinerja dan prospek perseroan yang terus membaik kepada sekitar 20 investor pengelola dana global.
BMRI
Memimpin bank sindikasi dalam pemberian kredit kepada perusahaan tambang batubara PT Saptaindra Sejati sebesar US$300 juta. Perseroan juga segera menyampaikan nilai akuisisi 51% saham Tunas Finance dimana pengikatan jual beli sudah ditandatangani akhir bulan lalu.
MEDC
Tetap melanjutkan rencana divestasi beberapa anak usahanya antara lain melalui IPO. Termasuk didalamnya adalah Medco Global yang diharapkan aksi ini dapat terrealisasi tahun depan.
Selasa, Juli 01, 2008
Berita Emiten 1 Jul 2008
PTBA
Menaikkan harga jual batubara untuk kebutuhan pembangkit listrik Suralaya sebesar 13.4% menjadi Rp617.900 per metrik ton pada periode Juli - Desember 2008 yang didorong oleh kenaikan harga BBM. Dalam periode itu perseroan akan memasok sebanyak 2.8 juta ton.
BISI
Menargetkan peningkatan produksi benih jagung menjadi 50 ribu ton akhir tahun ini dari sebelumnya 20 ribu ton. Dengan demikian perseroan akan menguasai pangsa pasar benih jagung nasional. Pembiayaan atas usaha peningkatan produksi bibit sebesar Rp402M diambil dari kas internal dan sisa hasil IPO.
MIRA
Untuk membiayai akuisisi APEX senilai Rp5.19T perseroan mengkaji Right Issue atau menjaminkan maksimal 35% saham ke kreditur, Goldman Sachs.
TOTL
Memperoleh kontrak pembangunan Kemang Village senilai Rp1.3T dari Lippo Group. Proyek ini akan menyumbang pendapatan tahun ini sebesar 15%, tahun 2009 sebesar 65% dan tahun 2010 sebesar 20%.
DEWA
Menargetkan peningkatan pendapatan tahun ini sebesar 32% dibanding tahun lalu yang didukung oleh peningkatan produksi batubara di Bengalon, Kalimantan Timur.
Senin, Juni 30, 2008
Berita Emiten 30 Jun 2008
SMGR
Memperkirakan membukukan peningkatan laba bersih H1 2008 sebesar 40% dibanding periode sama tahun lalu. Manajemen juga memperkirakan peningkatan penjualan domestik sebesar 9% dibanding tahun lalu yang sebesar 6.6%. Peningkatan penjualan ini didorong oleh konsumsi untuk property dan proyek infrastruktur. Perseroan segera merealisasikan pembangunan pabrik semen dan pembangkit listrik senilai total US$1.5M.
SGRO
Berpotensi melakukan akuisisi terhadap kebun sawit pada akhir tahun ini. Untuk itu perseroan menyiapkan alternatif Right Issue untuk langkah tersebut.
Perseroan telah menganggarkan capex sebesar Rp600M tahun ini untuk menggarap lahan baru seluas 35 ribu di Kalimantan dan Sumatera berupa penanaman dan pembersihan.
INDF
Tingginya inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat memdorong perseroan memproyeksikan kenaikan penjualan tahun 2008 hanya sebesar 6% dibanding tahun lalu.
MDLN
AA Land Pte Ltd meningkatkan kepemilikan saham perseroan dari 29.8% menjadi 43.34% melalui konversi obligasi senilai Rp295M (equivalen Rp500 per saham). Terkait ekspansi, Maret lalu perseroan menandatangani kerjasama dengan Keppel Land untuk membangun proyek kota mandiri di Cakung seluas 270 ha. Sementara itu, untuk menutupi capex 2008 sebesar Rp300M, perseroan berencana mencari pinjaman bank sebesar Rp100M.
Jumat, Juni 27, 2008
Berita Emiten 27 Jun 2008
BUMI
Masih berpeluang untuk meningkatkan harga penawaran terhadap Herald Resources. Manajemen menyampaikan bahwa penawaran terhadap perusahaan tambang asal Australia yang mempunyai pertambangan seng di Sumatera Utara tersebut belum final. Saat ini perseroan dan pesaingnya, konsorsium ANTM mengajukan harga penawaran beli yang sama yaitu AUD2.80 per saham.
ISAT
Pemegang saham mayoritas perseroan yang baru, Qatar telecom siap melakukan tender offer 44.9% saham perseroan di harga Rp7.388 per saham. Sebelumnya QTel telah mengambil alih 40.8% saham dari STT. QTel tinggal menunggu peraturan Bapepam dan keputusan MA.
INDF
Akan menjual 2.67% saham perseroan yang merupakan treasury stock senilai sekitar Rp623M. Langkah ini untuk memperkuat keuangan perseroan menyusul penundaan penerbitan obligasi. Kinerja perseroan ke depan diharapkan makin bersinar menyusul diakuisisinya kebun tebu, PT Laju Perdana Indah senilai Rp375M.
Kamis, Juni 26, 2008
Berita Emiten 26 Jun 2008
INKP
Dengan tingginya harga kertas dunia, perseroan Menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun 2008 masing masing sebesar 20% dibanding tahun 2007. Perseroan akan mengoptimalkan pabrik yang sudah ada dan belum berencana membangun pabrik baru.
DPNS
Melalui anak usahanya yang merupakan perusahaan patungan dengan perusahaan yang terafiliasi dengan APOL yaitu PT Intitirta Primasakti berupaya mendapatkan pinjaman sebesar US$100 juta guna menjalankan bisnis pertambangan batubara di Jambi. Tambang batu bara dengan cadangan 100-200 juta tersebut diharapkan dapat dieksplorasi tahun depan dan mulai berproduksi tahun 2010.
HEXA
Memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar 48% tahun ini menjadi Rp2.66T dari Rp1.8T pada tahun 2007. Kenaikan signifikan ini didorong oleh tingginya permintaan alat berat dari sektor perkebunan dan pertambangan. Perseroan penyedia alat berat dengan merk Hitachi ini, tengah dalam proses negosiasi untuk memperoleh kontrak sebesar US$200 juta.
Rabu, Juni 25, 2008
Berita Emiten 25 Jun 2008
Lippo Group
Siap melakukan ekspansi pembangunan proyek properti di kawasan Asia dengan investasi senilai Rp92T dalam 5 tahun ke depan. Beberapa alternatif pendanaan atas investasi tersebut diambil dari kas internal, penjualan asset yang tidak produktif serta penerbitan REIT’s maupun pinjaman.
BBKP
Menargetkan dapat menentukan investor strategis untuk membeli 20-25% saham perseroan pada Juli 2008. Saat ini terdapat 3 calon investor yang tengah melakukan due diligence.
ANTM
Agar ekspansi ke depan tidak terganggu, manajemen berencana menetapkan rasio pembagian dividen sebesar 30%, namun pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas meminta lebih dari 40%. Untuk meningkatkan pendapatan, perseroan berencana meningkatkan kepemilikan saham di beberapa perusahaan seperti pabrik kimia alumina grade di Kalimantan dan akuisisi pengelola tambang emas di Martabe Tapanuli Selatan. Perseroan saat ini tengah fokus pada rencana akuisisi Herald Resources yang tengah bersaing dengan BUMI. Selain itu perseroan juga mengarah pada rencana pembelian 18.7% saham Freeport.
BKSL
Mempersiapkan pembangunan hotel yang terintegrasi dengan perkantoran dan mall senilai Rp200M di wilayah Sentul Bogor yang ditargetkan dimulai tahun ini.
Selasa, Juni 24, 2008
Berita Emiten 24 Jun 2008
ISAT
Qatar Telecom telah menyelesaikan pengambilalihan 40.8% saham perseroan dari anak usaha STT, Asia Mobile Holdings Pte. Sementara itu pelaksanaan tender offer tengah dikonsultasikan ke Bapepam-LK dan harus menunggu putusan MA. Transaksi tersebut masih kontroversial karena tidak sesuai dengan keputusan KPPU.
SMGR
membukukan peningkatan penjualan pada 5 bulan pertama tahun 2008 sebesar 12% dibanding periode sama tahun lalu. Konsumsi semen nasional meningkat 20% sementara untuk ekspor justru mengalami penurunan sebesar 28%. Sementara itu perseroan melalui PT Semen Padang akan membangun pabrik semen di Indarung Sumatera Barat senilai Rp3.3T.
BBKP
Tengah melakukan beauty contest untuk mendapatkan investor strategis guna memperkuat struktur modal perseroan yang pada akhirnya memperlancar ekspansi. Dikabarkan beberapa investor asing mengincar 20-25% saham perseroan.
UNSP
Akan menambah penyertaan saham secara langsung dengan membeli 34.68% saham Agri International Resources senilai Rp383M. Langkah ini untuk menarik manfaat peningkatan harga CPO dan mendukung pengembangan areal kebun sawit. Dana pembelian diambil dari hasil Right Issue II.
Senin, Juni 23, 2008
Berita Emiten 23 Jun 2008
INDF
Melalui anak usahanya, PT Indofood Agri Resources melakukan ekspansi dengan membeli 60% saham perusahaan perkebunan tebu senilai US$56 juta di Sumatera Selatan.
TLKM
RUPS menyetujui pembagian dividen sebesar 70% dari laba bersih tahun buku 2007 atau equivalen Rp478.45 per saham. Sebesar Rp48.45 per saham telah dibagikan sebagai dividen Interim.
APEX
Meskipun MIRA telah dipilih oleh pemegang saham utama perseroan ( MEDC dan Encore) sebagai pembeli 80.6% saham perseroan namun Pertamina dan satu perusahaan minyak asal Norwegia tetap mengajukan penawaran dengan harga lebih tinggi yaitu sebesar Rp2.600-Rp2.650 per saham. Pertamina tengah mempertanyakan transaksi ini kepada Bapepam-LK.
BRPT
Mendapat persetujuan RUPS atas langkah penerbitan surat utang sebesar US$200 juta yang akan digunakan untuk membeli 75.95% saham PT Tripolyta dari Prajogo Pangestu dan Newport Global Invesment. Sebagian dana tersebut juga dihunakan untuk pelaksanaan tender offer.
Jumat, Juni 20, 2008
Berita Emiten 20 Jun 2008
ANTM
Melakukan penandatanganan kerja sama untuk membentuk perusahaan patungan yang akan mengerjakan proyek nikel di Kawasan Indonesia Timur dengan investasi sekitar Rp36T.
TBLA
Beberapa investor termasuk Group Djarum tertarik untuk mengakuisisi saham perseroan. Proyeksi kebutuhan CPO dunia yang tetap tinggi menarik investor nasional maupun asing untuk terjun ke bisnis ini. Perusahaan yang kini memiliki 100 ribu ha lahan tersebut akan melakukan ekspansi berupa akuisisi perkebunan sawit di Sumatera Utara yang kini tengah dijajaki.
PTRO
Menargetkan perolehan kontrak baru bidang jasa kontruksi pertambangan sekitar Rp2.67T tahun ini. Perseroan tengah mencari alternatif pendanaan guna memenuhi belanja modal.
INKP
Clariden Leu dikabarkan akan meningkatkan kepemilikan perseroan menjadi 40% dari sebelumnya 6.7%. Lembaga keuangan asal Swiss tersebut harus menyiapkan dana sekitar Rp6.3T untuk harga Rp3.475 per saham. Namun demikian belum ada informasi resmi dari perseroan tentang rencana pelepasan saham tersebut.
Kamis, Juni 19, 2008
Berita Emiten 19 Jun 2008
MIRA
Hingga saat ini Bapepam belum melihat adanya pelanggaran yang dilakukan MIRA atas rencana akuisisi 80.6% saham APEX senilai Rp5.19T.
TINS
Berencana mengakuisisi tambang timah di Zambia dan Australiai. Untuk itu perseroan mengupayakan pinjaman Rp4T. Langkah ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan timah dunia menyusul menurunnya kapasitas produksi timah Cina. Saat ini, 97% produksi perseroan untuk kebutuhan ekspor.
AALI
Membukukan penjualan pada 5 bulan pertama tahun 2008 sebesar Rp3.31T, melebihi penjualan selama semester 1 tahun 2007 sebesar Rp2.39T. Hal ini didorong oleh harga CPO dunia yang masih tinggi.
BBIA
Pemegang saham utama perseroan, United Overseas Bank Ltd akan membeli 38.88% saham perseroan senilai sekitar Rp3.56T dan selanjutnya melakukan penawaran tender. Nantinya bank Singapura tersebut akan menguasai 100% saham perseroan dan perseroan menjadi perusahaan tertutup.