Selasa, April 22, 2008

Ngantuk, Usir ajah lagi…!


Kayanya sih biasa ya ngantuk di kantor, apalagi kalo pas nggak ada kerjaan yang mendesak. Habis makan siang, selain perut kenyang, kurang tidur bikin kita pingin nutup mata,.. nyender atau naroh kepala di atas lipatan tangan di atas meja,… trus… mak srepp.. ketiduran deh di kursi kerja. Cuma jadi gugup n malu kalo dikerjain sama temen. Telpon berdering… bikin kaget, apalagi kalo sampe ketauan boss… rasanya nich muka maunya dilipet aja.

Kata dokter, ngantuk disebabkan oleh kurangnya istirahat, badan capek pikiran capek…ini bisa menekan atau mengurangi kadar oksigen dalam darah. Oleh sebab itu, kita harus senantiasa menjaga kebugaran tubuh dengan rutin berolahraga. Nggak perlu divorsir,… yang penting teratur….Jika perlu boleh makan vitamin.

Positif banget lho, saat ini banyak kantor yang memberi fasilitas olah raga untuk karyawannya…. Nah, beruntung banget kalo di kantor kita ada fasilitas tersebut.Ini harus dimanfaatkan. Aku yang tadinya ga suka main bola, sekarang rajin main footsal bersama temen temen kantor tiap Kamis malem di Pal Merah, malah sudah berani bertanding. Heee he… dapet keringet, dapet heppy…. Hobby lain , pingpong juga masih jalan terus… tiap akhir pekan di deket rumah. Ini juga nggak kalah heboh… seru…! Biar yang pada main udah bapak bapak tapi suka nyek-nyek’an, pikiran jadi plong, lupa sejenak kalo di tempat kerja banyak masalah. Hasilnya…. SEGER bro…! nggak gampang ngantuk dan yang lebih penting, sepertinya juga lebih produktif… cari duit jadi lebih giat… he he…

Selengkapnya......

Berita Emiten 22 Apr 2008

APEX
Memperoleh kontrak perpanjangan selama 2 tahun pengeboran migas pada Rig 4 di Salak Jabar senilai US$32.6 juta. Kontrak ini akan memberi kontribusi yang signifikan pada pendapatan perseroan. Saham perseroan dipindahtangankan dari MEDC ke Encore Ltd sebesar 31%. Harga atas kepemilikan baru tersebut sebesar Rp2.400 dan akandimintakan persetujuan RUPSLB pada 13 Mei mendatang.

JSMR
Menjajaki untuk mengakuisisi kepemilikan konsesi jalan tol JORR W1 yang menghubungkan Kebun Jeruk- Penjaringan sepannjang 9.7km. Perseroan juga tengah mengusulkan kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek dan Sedyatmo sebesar 12% yang didorong oleh inflasi selama 2 tahun terakhir. Pendapatan perseroan tahun ini diharapkan meningkat 23% dari tahun lallu menjadi 3.26T.

SMGR
Langkah perseroan membangun 2 pabrik semen baru dan proyek pembangkit listrik sebesar 41 MW diharapkan dapat meningkatkan kinerja perseroan. Ketergantngan terhadap PLN akan berkurang dan pada akhirnya dapat menekan biaya produksi. Nilai proyek sebesar US$1.2M tersebut diharapkan dapat selesai pada tahun 2011.

Selengkapnya......

Jumat, April 18, 2008

Berita Emiten 18 Apr 2008

ANTM
Kerjasama pertambangan nikel dengan BHP Billiton di Halmahera dan Papua diharapkan dapat segera terrealisir. Proyek pertambangan nikel senilai sekitar US$4M tersebut akan dikerjakan oleh perusahaan patungan kedua perusahaan tambang ini dengan kepemilikan 50:50 yang ditargetkan terbentuk pada April 2008 ini. Selain itu dikabarkan perseroan juga akan memasok kebutuhan nikel ke perusahaan baja dunia, Arcelor Mtital.

MEDC
Mencadangkan dana US$80 juta yang akan digunakan untuk melakukan buy back 3.2% sahamnya atau setara 109 juta saham. Langkah ini untuk melengkapi kepemilikan perseroan di treasury stock menjadi 10%. Aksi korporasi ini akan dimintakan persetujuan RUPSLB pada 15 Mei 2008.

INDF
Sehubungan dengan belum membaiknya pasar finansial global, perseroan berencana menurunkan nilai penerbitan obligasi menjadi Rp1T dari sebelumnya Rp1.5-2T. Sebagian kas internal sebesar Rp4.3T pada akhir 2007 akan digunakan untuk pembayaran obligasi yang segera jatuh tempo.

CTRA
Berencana mengembangkan bisnis ke China dan Polandia dengan membangun beberapa proyek properti senilai US$100-200 juta. Tahun ini perseroan akan memulainya dengan pengembangan lahan seluas 100-200 ha di kedua negara tersebut.

Selengkapnya......

Kamis, April 17, 2008

Berita Emiten 17 Apr 2008

APEX
Perseroan menyediakan dana sebesar US$57 juta dari laba ditahan untuk melakukan buy back atas 10% sahamnya sebagai treasury stock. Rencana ini akan dimintakan persetujuan dalam RUPSLB 13 Mei 2008.

BNBR
Diperkirakan telah merealisasi sebagian rencana akuisisi internal terhadap 35% saham BUMI, 40% saham ELTY dan 40% saham ENRG dari dana hasil Right Issue pada 16 April 2008 kemarin.

SMRA
Akanmelakukan kerjasama pembangunan infrastruktur yang terintegrasi di kawasan Serpong sebagai kota mandiri dengan BSD dan GPRA. Langkah perseroan ini diharapkan dapat menjadi nilai lebih kawasan dan akhirnya meningkatkan pendapatan perseroan.

MYRX
Melalui anak usahanya, PT Hanson Energy, memenangi tender pengadaan batubara senilai Rp28T untuk kebutuhan 6 PLTU milik PLN selama 20 tahun. Perseroan yang memiliki konsesi tambang seluas 30 ribu ha di Sumatera tesebut segera memproduksi 4.37 juta metrik ton per tahun. Kini perseroan tengah menjajaki untuk menggandeng investor asing agar target pendapatan Rp1.4T per tahun dapat tercapai.

Selengkapnya......

Rabu, April 16, 2008

Berita Emiten 16 Apr 2008

UNTR
Setelah menyelesaikan akuisisi 2 tambang batubara, perseroan kembali menjajaki untuk mengakuisisi konsesi pertambangan baru guna meningkatkan kapasitas produksi menjadi 10 juta ton pertahun dari saat ini 3.6 juta ton yang diharapkan selesai tahun 2010. Tahun ini perseroan menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 15% menjadi Rp20.9T dimana kontribusi penjualan alat berat dan bisnis batubara sebesar 50:50.

INAF
Segera merealisasikan pengembangan pasar ekspor ke beberapa negara Asia, Afrika dan Eropa senilai Rp10-20M. Volume ekspor diharapkan meningkat secara bertahap hingga mencapai Rp20-40M akhir tahun ini. Pengembangan ekspor ini salah satunya untuk memperbaiki kinerja perseroan karena sulitnya menaikkan harga jual obat di dalam negeri padahal harga bahan baku yang tinggi menggerus kinerja perseroan.

BNGA-LPBN
Terkait dengan aturan kepemilikan tunggal yang akan diberlakukan tahun 2010, kedua bank ini akan menyelesaikan uji tuntas rencana merger dan menyampaikan hasilnya kepada Bank Indonesia pada Mei 2008.

ANTM
Selain tertarik dengan Herald Resours, perseroan juga tertarik untuk membeli saham Oxiana Resources, perusahaan yang mempunyai konsesi pertambangan emas dan perak di Sumatera Utara yang kini tengah menyiapkan dana sebesar US$31 juta untuk menggarap tambang tersebut.

Selengkapnya......